Rabu, 28 November 2012

            SALAH SATU PROGRAM UNGGULAN PAKET  "FIRDAUS"

                                 ( MOBILE BIROCRATION -  Birokrasi berjalan)


     Salah satu permasyalahan pemik bgm mengoperasikan sistim birokrasi pemerintahn di tingkat daerah (Propinsi-Kabupaten) adalah lemahnya daya jangkau dan kualitas jangkauan birokrasi. Bersamaan dgn itu kontrol efektif para pemegang tampuk pemerintahan sangat lemah sehingga berdampak serius pada kualitas keputusan dan kebijakan yg seharusnya dapat di ambil dgn efektif dan dengan kualitas kebijakan yg produktif. Sadar akan kelemahan sistim operasi birokrasi itulah Paket Firdaus telah merancang Strategy khusus utk memudahkan keterjangkauan dan efektifits layanan sampai ke akar rumput.
     Paket Firdaus, bila nanti lolos dan dipercayakan utk dapat bersaing dalam kontes pilgub-NTT dan di percaya rakyat utk memimpin NTT maka akan di lakukan " Birokrasi berjalan". Birokrasi berjalan ini akan bersifat bergerak dan bergerak menjangkau daerah-daerah dengan cara mempersiapkan BUS khusus. Direncanakan dengan  BUS tsb Gubernur secara bergantian dgn Wakil gubernur   terus bergerak 6 hari dalam seminggu melakukan perjalanan menjangkau sampai ke desa-desa. BUS tersebut rencananya akan di perlengkapi dengan alat kerja birokrasi yg cukup. Dan bila perlu agar hasil pembangunan dapat tersosialisasikan, disediakan ruang khusus dalam bis tersebut "ruang bagi wartawan" utk dapat secara langsung meliput dan menyiarkan hasil pembangunan kepada masyarakat luas, proses dialogis di harapkan dapat terjalin secara langsung. Umpan balik sistim ini di harapkan akan mempercepat laju pembangunan, kualitas jalanan di pedesaan dengan sendirinya akan m4enjadi perhatian.
     Sedangkan utk menggerakkan dinas-dinas terkait, akan di bentuk POSKO-POSKO BE$RGERAK )MOBILE POSKO) yg akan melayani panggilan para petani dan nelayan. Layanan Posko bergerak ini akan terus beroperasi/on the road dalam jam-jam kerja. - By Max Umbu (bersambung.......)

     
     


     

     



Tidak ada komentar: